Friday, May 8, 2020

Manfaat Dan Khasiat Bawang Putih Untuk Kesehatan

 dan kegunaannya bukan hanya sebagai bumbu Manfaat dan Khasiat Bawang Putih untuk Kesehatan
Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan

Manfaat Bawang Putih, Bawang putih Dengan nama latin Allium sativumini, bawang putih merupakan satu dari 7 anggota keluarga bawang-bawangan. Di Cina, bawang putih dikenal dengan nama “suan” dan kegunaannya bukan hanya sebagai bumbu, melainkan juga sebagai obat menyerupai penurun panas dan antibiotic dengan cara dicampur minuman teh. Di India, bawang, bawang putih dipakai sebagai obat untuk menyembuhkan luka dan borok. Di Jepang, bawang putih dimakan dalam bentuk “juice” dan masakan ini sangat gampang didapatkan hamper di setiap sudut Kota Jepang. Orang Jepang mengganggap bawang putih mengandung eksostis yang paten. Sedangkan di Indonesia, bawang putih ini dipakai sebagai bumbu masak yang sangat popular.

Khasiat dari bawang putih memang beragam, salah satunya yaitu mengobati penyakit kutil. Caranya pun mudah, hanya dengan menempelkan bawang putih yang sudah dikeprek pada kutil dan didiamkan selama 30 menit. Kulit akan terasa panas dan kutil akan menghitam. Keesokan harinya, Anda terbebas dari kutil. Selain itu, penderita diabetes pun sering menggunakannya untuk obat menurunkan kadar gula. Lalu, apa kandungan bawang putih sehingga sanggup dijadikan obat?
1. Kandungan protein.
2. Vitamin A, B-1, dan C.
3. Kandungan mineral penting menyerupai kalsium, magnesium, kalium, besi, selesium, dan asam amino penting.

Ramuan herbal bawang putih dianggap manjur dalam mengobati penyakit. Mari simak satu persatu manfaatnya:
1. Mengurangi tingginya kadar gula darah dan mengatur tingkat gula yang berbahaya.
2. Mengurangi tekanan darah tinggi dan mengendalikan ajaran darah pada organ tubuh.
3. Menghentikan pembekuan darah di pembuluh darah tubuh.
4. Meningkatkan kerja enzim-enzim dalam hati dan membuang racun dari dalam tubuh, sehingga bermanfaat bagi orang yang dalam pengobatan dan perawatan kanker.

Bukan hanya umbinya, daun bawang putih mempunyai materi alami yang sanggup menghilangkan kandungan merkuri yang memastikan. Namun, jangan terlalu overdosis mengonsumsinya, alasannya yaitu bawang outih pun mempunyai efek-efek negative, seperti:
- Bau napas dan kulit.
- Alergi.
- Gangguan pencernaan.
- Asma bronkial.
- Dermatitis.
- Mengurangi kadar protein dan kalsium dalam darah.
- Mengurangi produksi sperma.
- Meningkatkan risiko pendarahan.
- Merangsang selaput lender bagi penderita penyakit jantung.

Untuk mengurangi baunya maka dalam mengolah bawang putih sanggup dicampur telur, sayuran atau daging, namun proses tersebut sanggup mengurangi enzim allinase yang terkandung di dalamnya. 4-5 gram bawang putih segar perhari atau kira-kira 1-2 siung merupakan takaran yang disarankan dalam mengonsumsi bawang putih.

0 comments:

Post a Comment