Sunday, September 13, 2020

Si Kecil Sering Terkena Ruam? Berikut Cara Memilih Jenis Popok Bayi Yang Aman

Pemilihan popok bayi yang aman merupakan suatu variabel yang sangat penting. Kebutuhan popok jika dijumlahkan setiap harinya bisa mencapai 10 – 20 popok. Karena selalu digunakan, para orang tua diharuskan memilih popok yang aman bagi buah hatinya.


Para orang tua biasanya melakukan riset terlebih dahulu untuk memastikan bahan yang digunakan dalam popok aman. Namun, sekarang anda tidak perlu khawatir lagi. Dalam artikel ini akan diulas cara memilih jenis popok bayi yang aman, sehingga dapat memudahkan anda memilih popok berbahan dasar aman.

Mengetahui Popok Bayi Yang Terbuat Dari Bahan Aman

1. Menghindari Popok Yang Ditambahkan Parfum

Dikutip dari https://merries.co.id/community-parenting/kesehatan/pahami-jenis-popok-bayi-yang-tidak-berbahaya, hal pertama yang harus anda perhatikan adalah menghindari penambahan parfum pada popok bayi. Popok yang ditambahkan parfum akan membuat kulit bayi iritasi. Mungkin, sebagian para orang tua menganggap popok yang memiliki bau wangi akan menutupi kotoran Si Kecil. Namun, hal ini jelas salah.

Parfum juga bisa mengakibatkan kulit anak menjadi alergi apabila ia memiliki kulit sensitif. Apalagi jika penggunaannya berlangsung lama. Dengan menggunakan popok yang ditambahkan parfum, kulit Si Kecil akan menjadi tidak sehat dan berpotensi memunculkan ruam popok.

2. Menghindari Bahan Glifosat

Glifosat merupakan bahan yang biasanya digunakan dalam herbisida (pembasmi rumput liar). Kandungan glifosat dianggap berbahaya oleh WHO karena memiliki kemungkinan sifat karsinogenik yang dapat memicu penyakit kanker.

Namun, anda tidak perlu khawatir. Bahan berbahaya ini banyak ditemukan pada produk popok buatan Eropa. Merries merupakan salah satu jenis popok bayi yang keamanannya sudah terjamin oleh PERDOKSI.

3. Menghindari Bahan Pewarna Yang Dibuat Dari Logam Berat

Bahan berbahaya lainnya yang harus anda perhatikan  adalah penggunaan zat pewarna yang terbuat dari logam berat. Partikel yang ada dalam logam berat ini akan memicu terjadinya iritasi pada kulit bayi yang sensitif.

Tak hanya iritasi, masalah kulit lain kemungkinan besar akan muncul jika terlalu sering digunakan. Beberapa jenis bahan perwarna berbahaya seperti disperse blue 24, dispers yellow 3, disperse blue 106, dan disperse orange. Bahan - bahan ini mungkin tidak disebutkan pada komposisi kemasan, tapi anda bisa memanfaatkan layanan internet untuk mencari informasi lebih akurat.

4. Popok Yang Terbebas Dari Kandungan Klorin

Klorin merupakan salah satu zat berbahaya yang dapat menyebabkan masalah kulit pada anak. Klorin biasa digunakan sebagai pemutih dan ampas kayu. Zat ini biasanya digunakan untuk proses pembuatan popok dan kebanyakan tidak ditambahkan sebagai salah satu kandungan popok. Namun, jangan menggunakan jenis popok bayi berbahan zat klorin terlalu sering karena dapat membuat kulit anak iritasi.

Menjamin keamanan popok merupakan tugas setiap orang tua. Merries hadir untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi Si Kecil. Tak hanya aman, Merries juga dapat memberi kemudahan untuk orang tua.

 

0 comments:

Post a Comment